Selasa, 02 Februari 2016

belajar untuk menjdi yang lebih baik


Kesetiaan saat ini susah sekali didapatkan. Punya kekasih yang biasa saja kadang kita tidak bisa merasakan kesetiaannya, apalagi kekasih memiliki penampilan terbaik. Memang kita menginginkan kekasih setia tapi kadang diri kita sendiri tidak bisa setia. Wajar, karena sikap dasar manusia itu lebih memikirkan diri sendiri.


Niat awal mungkin hanya untuk mengalihkan perhatian kita dari rasa kangen pada kekasih, tapi karena terlalu asyik bukan hanya mengalihkan tapi telah menciptakan kesenangan sendiri dan membuat lupa dengan kekasih. Karena asyik bisa saja keterusan dan akhirnya membuat kita menjadi Orang yang tidak bisa setia.

Jika sudah berlangsung lama sulit bagi kita untuk merubah diri menjadi Orang yang setia. Padahal saat itu kita sudah menemukan Orang yang benar-benar kita cintai. Saat dia tidak ada kita kadang merasa tergoda untuk selingkuh, apapun model selingkuhnya. Untuk itu, kita perlu belajar menjadi Orang yang setia kembali. Dari madjongke.com, berikut cara-cara untuk belajar menjadi Orang yang lebih setia pada pasangan.

1. Jika ada Orang baru masuk dalam kehidupan pribadimu, anggap saja itu adalah ujian dari kekasih. Kita tidak boleh terpancing apalagi sampai terjerumus masuk dalam lubang perselingkuhan. Tanamkan mulai dari sekarang pikiran seperti itu untuk merubah kita jadi lebih setia.

2. Pikirkan efek jangka panjang jika kita ingin selingkuh. Jika sampai ketahuan, kita akan kehilangan Orang yang benar-benar kita cintai. Mungkin saat keinginan itu muncul, kita jarang berpikir itu akan terjadi. Tapi yakinlah suatu saat kita akan menyesal jika pasangan asli kita sudah tidak ada dalam kehidupan kita.

3. Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Sama halnya dengan perselingkuhan, sepintar apapun kita menjaga rahasia suatu saat pasti akan ketahuan juga. Bukan hanya untuk masalah buruk, masalah baik apapun jika terus disembunyikan suatu saat juga akan ketahuan. Hanya saja jika masalah baik, jarang ada yang memperhatikannya. Jadi, jika ada peluang untuk selingkuh segera katakan TIDAK, karena suatu saat perselingkuhan itu akan terbongkar.

4. Lihat pengorbanan yang sudah dilakukan oleh kekasih. Terus ingat hal itu juga hal apapun yang pernah membuatnya sakit hati. Kasihanilah dia karena hal itu. Jika itu sudah ada dalam pikiran maka kita tidak akan tega kalau sampai selingkuh.

Kita manusia yang tidak bisa luput dari kesalahan, kita hanya bisa berusaha mencegah dan jika pernah terjadi perselingkuhan atau saat ini masih terjadi, kita perlu untuk mengakhirinya. Jadilah Orang yang setia untuk merasakan kebahagiaan cinta yang sesungguhnya.

Kamis, 19 November 2015



Tanda-Tanda LELAKI Setia Pada Anda

Apabila orang lelaki benar-benar jatuh cinta dan setia pada kekasihnya dengan ikhlas, perubahan sikapnya amat mengejutkan. Hati lelaki yang dianggap keras, tiba-tiba secara semulajadi menjadi selembut kapas apabila sudah jatuh cinta dengan relanya. Bahkan lelaki yang mabuk cinta sanggup berkorban dan buat apa sahaja untuk kekasihnya.
Sekeras manapun hati lelaki ia akan mengalirkan air mata apabila hatinya dilukai.


1. Dia bersungguh-sungguh melakukan sesuatu untuk kekasihnya dengan rela bukan kerana terpaksa.
2. Dia sentiasa ingin menghiburkan kekasihnya dan berubah menjadi orang yang kuat bercakap.
3. Dia banyak menasihati kekasihnya kerana dia amat menyayangi kekasihnya.
4. Dia berusaha mengongkong kebebasan kekasihnya kerana perasaan cemburunya yang meluap-luap.
5. Dia sentiasa takut kehilangan kekasihnya.
6. Dia sentiasa mengawasi pergerakan kekasihnya kerana dia sentiasa berasa curiga.
7.. Dia tidak suka ada lelaki lain rapat dengan kekasihnya.
8. Dia mudah merasa cemburu dan sensitif apabila kekasihnya tidak menumpukan sepenuh perhatian kepadanya.
9. Adakalanya dia seperti seorang anak kecil yang meminta perhatian kerana dia mahu kekasihnya melayannya lebih dari orang lain.
10. Dia menjadi orang yang paling rajin dan sanggup membantu kekasihnya melakukan apa saja.

11. Dia pandai merajuk hati kerana ingin dipujuk oleh kekasihnya.
12. Dia akan mengalabah apabila kekasihnya berjauhan daripanya terlalu lama.
13. Dia sentiasa mempastikan keselamatan kekasihnya.
14. Dia mementingkan kekasihnya daripada dirinya sendiri.
15. Dia kerap bertanya adakah kekasihnya mencintainya kerana dia merasa kasihnya lebih kuat daripada kekasihnya.
16. Dia tidak akan melayan perempuan lain yang tidak ada urusan penting dengannya .
17. Dia cuba meluangkan lebih banyak masa dengan kekasihnya walaupun terpaksa menunggu kekasihnya dengan sabar.
18. Dia membanggakan kekasihnya di depan orang lain.
19. Kalau ditinggalkan oleh kekasihnya, ia akan berasa serik dan tidak percaya dengan cinta perempuan lain namun dia sentiasa mengharap kekasihnya kembali kepadanya.
20. Apabila timbul orang ketiga, dia akan hilang akal dan sanggup berbuat apa saja untuk merebut kembali kekasihnya.
21. Dia menganggap kekasihnya sebagai orang yang paling dipercayainya dan sanggup menyerahkan harta walaupun nyawanya sendiri.
22. Dia tidak akan berlaku curang kepada kekasihnya namun jikalau dia berbuat demikian itu bererti hatinya belum 100 peratus mencintai anda.
23. Bukan semua lelaki sanggup menitiskan airmata hanya untuk seorang perempuan.

Jumat, 07 Agustus 2015





INDAHNYA CINTA SEJATI DALAM ISLAM

Makna ‘Cinta Sejati’ terus dicari dan digali. Manusia dari zaman ke zaman seakan tidak pernah bosan membicarakannya. Sebenarnya? apa itu ‘Cinta Sejati’ dan bagaimana pandangan Islam terhadapnya?
Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Masyarakat di belahan bumi manapun saat ini sedang diusik oleh mitos ‘Cinta Sejati‘, dan dibuai oleh impian ‘Cinta Suci’. Karenanya, rame-rame, mereka mempersiapkan diri untuk merayakan hari cinta “Valentine’s Day”.
Pada kesempatan ini, saya tidak ingin mengajak saudara menelusuri sejarah dan kronologi adanya peringatan ini. Dan tidak juga ingin membicarakan hukum mengikuti perayaan hari ini. Karena saya yakin, anda telah banyak mendengar dan membaca tentang itu semua. Hanya saja, saya ingin mengajak saudara untuk sedikit menyelami: apa itu cinta? Adakah cinta sejati dan cinta suci? Dan cinta model apa yang selama ini menghiasi hati anda?
Seorang peneliti dari Researchers at National Autonomous University of Mexico mengungkapkan hasil risetnya yang begitu mengejutkan. Menurutnya: Sebuah hubungan cinta pasti akan menemui titik jenuh, bukan hanya karena faktor bosan semata, tapi karena kandungan zat kimia di otak yang mengaktifkan rasa cinta itu telah habis. Rasa tergila-gila dan cinta pada seseorang tidak akan bertahan lebih dari 4 tahun. Jika telah berumur 4 tahun, cinta sirna, dan yang tersisa hanya dorongan seks, bukan cinta yang murni lagi.
Menurutnya, rasa tergila-gila muncul pada awal jatuh cinta disebabkan oleh aktivasi dan pengeluaran komponen kimia spesifik di otak, berupa hormon dopamin, endorfin, feromon, oxytocin, neuropinephrine yang membuat seseorang merasa bahagia, berbunga-bunga dan berseri-seri. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dan terpaan badai tanggung jawab dan dinamika kehidupan efek hormon-hormon itu berkurang lalu menghilang. (sumber: www.detik.com Rabu, 09/12/2009 17:45 WIB).
Wah, gimana tuh nasib cinta yang selama ini anda dambakan dari pasangan anda? Dan bagaimana nasib cinta anda kepada pasangan anda? Jangan-jangan sudah lenyap dan terkubur jauh-jauh hari.
Anda ingin sengsara karena tidak lagi merasakan indahnya cinta pasangan anda dan tidak lagi menikmati lembutnya buaian cinta kepadanya? Ataukah anda ingin tetap merasakan betapa indahnya cinta pasangan anda dan juga betapa bahagianya mencintai pasangan anda?
Saudaraku, bila anda mencintai pasangan anda karena kecantikan atau ketampanannya, maka saat ini saya yakin anggapan bahwa ia adalah orang tercantik dan tertampan, telah luntur.
Bila dahulu rasa cinta anda kepadanya tumbuh karena ia adalah orang yang kaya, maka saya yakin saat ini, kekayaannya tidak lagi spektakuler di mata anda.
Bila rasa cinta anda bersemi karena ia adalah orang yang berkedudukan tinggi dan terpandang di masyarakat, maka saat ini kedudukan itu tidak lagi berkilau secerah yang dahulu menyilaukan pandangan anda.
Saudaraku! bila anda terlanjur terbelenggu cinta kepada seseorang, padahal ia bukan suami atau istri anda, ada baiknya bila anda menguji kadar cinta anda. Kenalilah sejauh mana kesucian dan ketulusan cinta anda kepadanya. Coba anda duduk sejenak, membayangkan kekasih anda dalam keadaan ompong peyot, pakaiannya compang-camping sedang duduk di rumah gubuk yang reot. Akankah rasa cinta anda masih menggemuruh sedahsyat yang anda rasakan saat ini?
Para ulama’ sejarah mengisahkan, pada suatu hari Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu bepergian ke Syam untuk berniaga. Di tengah jalan, ia melihat seorang wanita berbadan semampai, cantik nan rupawan bernama Laila bintu Al Judi. Tanpa diduga dan dikira, panah asmara Laila melesat dan menghujam hati Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu. Maka sejak hari itu, Abdurrahman radhiallahu ‘anhu mabok kepayang karenanya, tak kuasa menahan badai asmara kepada Laila bintu Al Judi. Sehingga Abdurrahman radhiallahu ‘anhu sering kali merangkaikan bair-bait syair, untuk mengungkapkan jeritan hatinya. Berikut di antara bait-bait syair yang pernah ia rangkai:
Aku senantiasa teringat Laila yang berada di seberang negeri Samawah
Duhai, apa urusan Laila bintu Al Judi dengan diriku?
Hatiku senantiasa diselimuti oleh bayang-bayang sang wanita
Paras wajahnya slalu membayangi mataku dan menghuni batinku.
Duhai, kapankah aku dapat berjumpa dengannya,
Semoga bersama kafilah haji, ia datang dan akupun bertemu.
Karena begitu sering ia menyebut nama Laila, sampai-sampai Khalifah Umar bin Al Khattab radhiallahu ‘anhu merasa iba kepadanya. Sehingga tatkala beliau mengutus pasukan perang untuk menundukkan negeri Syam, ia berpesan kepada panglima perangnya: bila Laila bintu Al Judi termasuk salah satu tawanan perangmu (sehingga menjadi budak), maka berikanlah kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu. Dan subhanallah, taqdir Allah setelah kaum muslimin berhasil menguasai negeri Syam, didapatkan Laila termasuk salah satu tawanan perang. Maka impian Abdurrahmanpun segera terwujud. Mematuhi pesan Khalifah Umar radhiallahu ‘anhu, maka Laila yang telah menjadi tawanan perangpun segera diberikan kepada Abdurrahman radhiallahu ‘anhu.
Anda bisa bayangkan, betapa girangnya Abdurrahman, pucuk cinta ulam tiba, impiannya benar-benar kesampaian. Begitu cintanya Abdurrahman radhiallahu ‘anhu kepada Laila, sampai-sampai ia melupakan istri-istrinya yang lain. Merasa tidak mendapatkan perlakuan yang sewajarnya, maka istri-istrinya yang lainpun mengadukan perilaku Abdurrahman kepada ‘Aisyah istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang merupakan saudari kandungnya.
Menyikapi teguran saudarinya, Abdurrahman berkata: “Tidakkah engkau saksikan betapa indah giginya, yang bagaikan biji delima?”
Akan tetapi tidak begitu lama Laila mengobati asmara Abdurrahman, ia ditimpa penyakit yang menyebabkan bibirnya “memble” (jatuh, sehingga giginya selalu nampak). Sejak itulah, cinta Abdurrahman luntur dan bahkan sirna. Bila dahulu ia sampai melupakan istri-istrinya yang lain, maka sekarang iapun bersikap ekstrim. Abdurrahman tidak lagi sudi memandang Laila dan selalu bersikap kasar kepadanya. Tak kuasa menerima perlakuan ini, Lailapun mengadukan sikap suaminya ini kepada ‘Aisyah radhiallahu ‘anha. Mendapat pengaduan Laila ini, maka ‘Aisyahpun segera menegur saudaranya dengan berkata:
يا عبد الرحمن لقد أحببت ليلى وأفرطت، وأبغضتها فأفرطت، فإما أن تنصفها، وإما أن تجهزها إلى أهلها، فجهزها إلى أهلها.
“Wahai Abdurrahman, dahulu engkau mencintai Laila dan berlebihan dalam mencintainya. Sekarang engkau membencinya dan berlebihan dalam membencinya. Sekarang, hendaknya engkau pilih: Engkau berlaku adil kepadanya atau engkau mengembalikannya kepada keluarganya. Karena didesak oleh saudarinya demikian, maka akhirnya Abdurrahmanpun memulangkan Laila kepada keluarganya. (Tarikh Damaskus oleh Ibnu ‘Asakir 35/34 & Tahzibul Kamal oleh Al Mizzi 16/559)
Bagaimana saudaraku! Anda ingin merasakan betapa pahitnya nasib yang dialami oleh Laila bintu Al Judi? Ataukah anda mengimpikan nasib serupa dengan yang dialami oleh Abdurrahman bin Abi Bakar radhiallahu ‘anhu?(1)
Tidak heran bila nenek moyang anda telah mewanti-wanti anda agar senantiasa waspada dari kenyataan ini. Mereka mengungkapkan fakta ini dalam ungkapan yang cukup unik: Rumput tetangga terlihat lebih hijau dibanding rumput sendiri.
Anda penasaran ingin tahu, mengapa kenyataan ini bisa terjadi?
Temukan rahasianya pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ. رواه الترمذي وغيره
“Wanita itu adalah aurat (harus ditutupi), bila ia ia keluar dari rumahnya, maka setan akan mengesankannya begitu cantik (di mata lelaki yang bukan mahramnya).” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)
Orang-orang Arab mengungkapkan fenomena ini dengan berkata:
كُلُّ مَمْنُوعٍ مَرْغُوبٌ
Setiap yang terlarang itu menarik (memikat).
Dahulu, tatkala hubungan antara anda dengannya terlarang dalam agama, maka setan berusaha sekuat tenaga untuk mengaburkan pandangan dan akal sehat anda, sehingga anda hanyut oleh badai asmara. Karena anda hanyut dalam badai asmara haram, maka mata anda menjadi buta dan telinga anda menjadi tuli, sehingga andapun bersemboyan: Cinta itu buta. Dalam pepatah arab dinyatakan:
حُبُّكَ الشَّيْءَ يُعْمِي وَيُصِمُّ
Cintamu kepada sesuatu, menjadikanmu buta dan tuli.
Akan tetapi setelah hubungan antara anda berdua telah halal, maka spontan setan menyibak tabirnya, dan berbalik arah. Setan tidak lagi membentangkan tabir di mata anda, setan malah berusaha membendung badai asmara yang telah menggelora dalam jiwa anda. Saat itulah, anda mulai menemukan jati diri pasangan anda seperti apa adanya. Saat itu anda mulai menyadari bahwa hubungan dengan pasangan anda tidak hanya sebatas urusan paras wajah, kedudukan sosial, harta benda. Anda mulai menyadari bahwa hubungan suami-istri ternyata lebih luas dari sekedar paras wajah atau kedudukan dan harta kekayaan. Terlebih lagi, setan telah berbalik arah, dan berusaha sekuat tenaga untuk memisahkan antara anda berdua dengan perceraian:
فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ. البقرة 102
“Maka mereka mempelajari dari Harut dan Marut (nama dua setan) itu apa yang dengannya mereka dapat menceraikan (memisahkan) antara seorang (suami) dari istrinya.” (Qs. Al Baqarah: 102)
Mungkin anda bertanya, lalu bagaimana saya harus bersikap?
Bersikaplah sewajarnya dan senantiasa gunakan nalar sehat dan hati nurani anda. Dengan demikian, tabir asmara tidak menjadikan pandangan anda kabur dan anda tidak mudah hanyut oleh bualan dusta dan janji-janji palsu.
Mungkin anda kembali bertanya: Bila demikian adanya, siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci saya? Kepada siapakah saya harus menambatkan tali cinta saya?
Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ. متفق عليه
“Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaih)
Dan pada hadits lain beliau bersabda:
إِذَا خَطَبَ إِلَيْكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ دِينَهُ وَخُلُقَهُ فَزَوِّجُوهُ إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ. رواه الترمذي وغيره.
“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)
Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.
الأَخِلاَّء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلاَّ الْمُتَّقِينَ. الزخرف 67
“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)
Saudaraku! Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah anda mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun anda telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah anda mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ حَلاَوَةَ الإِيمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِى الْكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِى النَّارِ. متفق عليه
“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)
Saudaraku! hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.
Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi saudaraku.
Saudaraku! setelah anda membaca tulisan sederhana ini, perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan saudaraku…
Wallahu a’alam bisshowab, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan



photo editor online




Langkah – Langkah Kecil Untuk Sukses Besar

“Jangan Biarkan Orang Lain Yang Mengemudikan Perjalanan Sukses Anda, Tapi Anda Harus Belajar Sendiri Cara Mengemudikan Semua Potensi Diri Anda Menuju Sukses Besar Anda. Ingat! Kehidupan Anda Akan Terasa Sangat Berharga Saat Anda Tulus Untuk Bertanggungjawab Terhadap Hidup Anda. “ 

Untuk mencapai puncak sukses kehidupan, Anda wajib memulainya dari langkah-langkah kecil yang terencana secara baik untuk meraih sukses besar. Dan, yang perlu Anda pahami adalah bahwa pencapaian sukses besar bukanlah pekerjaan sehari, tapi merupakan pekerjaan seumur hidup. Anda wajib memfokuskan semua energi Anda untuk bergerak secara pasti ke arah puncak sukses kehidupan Anda setiap hari.
Anda harus siap menjalani kehidupan Anda dengan perasaan sabar, tegar, serta mau memikul semua risiko kehidupan yang terkalkulasi. Sebab, perasaan sabar, tegar, dan risiko yang terkalkulasi adalah sahabat-sahabat terbaik yang akan mendampingi Anda dalam setiap langkah-langkah kecil Anda menuju ke sukses besar Anda.
Anda harus ikhlas dan berani mengambil tanggung jawab untuk setiap perjalanan kehidupan Anda menuju puncak sukses. Jangan biarkan orang lain yang mengemudikan perjalanan sukses Anda, tapi Anda harus belajar sendiri cara mengemudikan semua potensi diri Anda menuju sukses besar Anda. Ingat! Kehidupan Anda akan terasa sangat berharga saat Anda tulus untuk bertanggungjawab terhadap hidup Anda.
Tetapkan dan pastikan semua tujuan hidup Anda secara sederhana. Lalu,  ciptakan langkah-langkah kecil yang berfondasikan tekad, motivasi, kemampuan, antusiasme, dan keberanian untuk memulainya. Bergeraklah dengan penuh keyakinan dan harapan untuk menjadikan langkah-langkah kecil Anda sebagai langkah-langkah awal yang menyenangkan.
Ciptakan jalan yang terang dan mulus untuk memulai langkah-langkah kecil Anda. Pastikan Anda telah membidik sasaran yang tepat dalam arah perjalanan Anda. Lihatlah hasil akhir dari perjalanan Anda melalui visi yang terang dan yang menyenangkan hati.
Langkah – langkah kecil dengan semangat dan perencanaan yang baik, akan menjadi awal menuju sukses besar seperti yang ada di dalam mimpi Anda. Oleh karena itu, mulailah perjalanan menuju sukses besar Anda dengan kekuatan motivasi diri yang hebat.
Apa pun tantangannya, hadapilah dengan perasaan dan pikiran positif. Jangan pernah lupa untuk berdoa dan meminta petunjuk Tuhan, agar setiap langkah Anda menuju puncak sukses direstui Tuhan.

“Pohon Terkuat Bukanlah Pohon Di Dalam Hutan Yang Sangat Terlindungi. Tetapi, Pohon Yang Berdiri Di Ruang Terbuka Sehingga Terus-Menerus Harus Berjuang Menghadapi Angin Dan Semua Elemen Udara.”